Cara Berlatih Kalimat Verbal dan Nominal Bahasa Arab

Cara berlatih kalimat verbal dan nominal dalam bahasa Arab
Setelah hafal beberapa ungkapan sehari-hari dan 100 frasa paling populer dalam Bahasa Arab, maka tiba saatnya bagi pelajar bahasa Arab untuk mulai berlatih mengembangkan kosa kata yang dihafal dalam bentuk kalimat sempurna. Baik kalimat verbal (jumlah fi’liyah) atau kalimat nominal (jumlah ismiyah).

Daftar Isi

  1. Berlatih Jumlah Fi’liyah
    1. Kalimat Positif (Kalam Mutsbat)
    2. Kalimat Tanya (Kalam Istifham)
    3. Kalimat Negatif (Kalam Nafi)
  2. Berlatih Jumlah Ismiyah
  3. Jenis Jumlah Ismiyah
    1. Kalimat Positif (Kalam Mutsbat)
    2. Kalimat Tanya (Kalam Istifham)
    3. Kalimat Negatif (Kalam Nafi)
  4. Daftar Lengkap Kata Nafi
  5. Daftar Lengkap Kata Tanya (Adawatul Istifham )

Berlatihlah lima kosa kata setiap hari secara lisan dan tulisan minimal dalam tiga format yaitu kalimat positif, kalimat negatif, dan kalimat tanya. Ingat, secara lisan dan tulisan. Kalau anda belum bisa menulis dalam abjad Arab, bisa ditulis dalam abjad latin.

Note: Tulisan ini dikutip dari buku Belajar Bahasa Arab Modern bagi Pemula karya A. Fatih Syuhud

BERLATIH JUMLAH FI’LIYAH

Cara berlatih:

  1. Dalam setiap table ada fi’il madhi dan mudharik. Untuk tahap awal, gunakan fi’il mudharik saja.
  2. Gunakan 7 kata ganti seperti contoh di bawah setiap menghafal satu kata kerja baru.
  3. Gunakan 3 format (kalam mutsbat, istifham, nafi) setiap menghafal kata kerja baru.
  4. Selain menghafal, usahakan juga menuliskan semua kata baru yang dihafal.


Kalimat Berita Positif (Kalam Mutsbat)

Nama Kalimat Kata Ganti Fi’il Madhi Fi’il Mudharik
كَلاَمْ مُثْبَتْ أنَا Saya ذَهَبْتُ أذْهَبُ إلي المَدْرَسَةِ
نَحْنُ Kami, kita ذَهَبْنَا نَذْهَبُ الي المدرسة
أنْتَ Kamu (lk) ذَهَبْتَ تَذْهَبُ إلي المدرسة
أنْتِ Kamu (pr) ذَهَبْتِ تَذْهَبِيْنَ إلي المدرسة
أنتُمْ Kalian (lk) ذَهَبْتُمْ تَذْهَبُوْنَ إلي المدرسة
هُوَ Dia (lk) ذَهَبَ يَذْهَبُ إلي المدرسة
هِيَ Dia (pr) ذَهَبَتْ تذهب إلي المدرسة


Kalimat Tanya (Kalam Istifham)

Nama Kalimat Kata Tanya Kata Ganti Fi’il Madhi Fi’il Mudharik
كَلاَم اِسْتِفْهَام هَلْ أنَا ذَهَبْتُ أذْهَبُ إلي المَدْرَسَةِ
نَحْنُ ذَهَبْنَا نَذْهَبُ الي المدرسة
أنْتَ ذَهَبْتَ تَذْهَبُ إلي المدرسة
أنْتِ ذَهَبْتِ تَذْهَبِيْنَ إلي المدرسة
أنتُمْ ذَهْبتُمْ تَذْهَبُوْنَ إلي المدرسة
هُوَ ذَهَبَ يَذْهَبُ إلي المدرسة
هِيَ ذَهَبَتْ تذهب إلي المدرسة

Catatan:
– Cara membuat kalimat tanya cukup dengan menambahkan kata tanya sebelum kalimat berita.
– Kata tanya selengkapnya lihat pada “Kata Tanya Lengkap”.

Kalimat Negatif (Kalam Nafi)

Nama Kalimat Kata Ganti Kata Nafi Fi’il Madhi Fi’il Mudharik No.
كَلاَمْ مَنْفِي أنَا لَا ذَهَبْتُ أذْهَبُ إلي المَدْرَسَةِ 1
نَحْنُ ذَهَبْنَا نَذْهَبُ الي المدرسة 2
أنْتَ ذَهَبْتَ تَذْهَبُ إلي المدرسة 3
أنْتِ ذَهَبْتِ تَذْهَبِيْنَ إلي المدرسة 4
أنتُمْ ذَهْبتُمْ تَذْهَبُوْنَ إلي المدرسة 5
هُوَ ذَهَبَ يَذْهَبُ إلي المدرسة 6
هِيَ ذَهَبَتْ تذهب إلي المدرسة 7

Kata nafi selengkapnya lihat di “Kata Nafi Lengkap”.

BERLATIH JUMLAH ISMIYAH

Kalimat Nominal yaitu kalimat yang berpredikat bukan kata kerja, melainkan berjenis kata benda (isim), kata sifat, kata bilangan, kata ganti, atau kata keterangan. Dalam bahasa Arab, kalimat nominal disebut jumlah ismiyah.

Dalam jumlah ismiyah, yang menjadi subyek disebut mubtadak sedangkan predikatnya disebut khobar.

Jenis Jumlah Ismiyah

Dalam penggunaan komunikasi sehari-hari, kalimat nominal terdiri dari tiga macam yaitu: kalimat berita positif, kalimat tanya (kalam istifham) dan kalimat negatif (kalam nafi).

Cara berlatih kalimat nominal harus dilakukan dengan cara mengucapkan atau menuliskannya dalam kalimat sempurna dalam tiga format yaitu kalam mutsbat, kalam istifham dan kalam nafi.

Kalimat Positif (Kalam Mutsbat) Jumlah Ismiyah

No Arti Predikat (Khobar) Subyek / Mubtadak
1 Saya Di rumah فِي البَيْتِ أنَا
2 Kami, kita نَحْنُ
3 Kamu (lk.) أنْتَ
4 Kamu (pr.) أنْتِ
5 Dia (lk.) هُوَ
6 Dia (pr.) هِيَ
7 Kalian (lk.) أنْتُمْ

Catatan: Bentuk predikat atau khobar dalam jumlah ismiyah kebanyakan tidak berubah walaupun subyek (mubtadak)-nya berbeda. Bandingkan dengan jumlah fi’liyah yang fii’ilnya selalu berubah sesuai perubahan kata ganti.

Kalimat Tanya (Kalam Istifham) Jumlah Ismiyah

No Arti Predikat (Khobar) Subyek / Mubtadak Kata tanya
1 Apakah Saya Di rumah? في البيت؟ أنَا هل
2 Kami, kita نَحْنُ
3 Kamu (lk.) أنْتَ
4 Kamu (pr.) أنْتِ
5 Dia (lk.) هُوَ
6 Dia (pr.) هِيَ
7 Kalian (lk.) أنتُمْ


Kalimat Negatif (Kalam Nafi)

No Arti Predikat (Khobar) Subyek / Mubtadak Kata Nafi
1 Saya tidak di rumah في البيت أنَا مَا
2 Kami, kita نَحْنُ
3 Kamu (lk.) أنْتَ
4 Kamu (pr.) أنْتِ
5 Dia (lk.) هُوَ
6 Dia (pr.) هِيَ
7 Kalian (lk.) أنْتُمْ


Daftar Lengkap Kata Nafi (Adawatun Nafi)

Perhatikan, dalam table di bawah dijelaskan bahwa kata nafi (adawat al-manfi) ada yang bisa dipakai untuk jumlah fi’liyah dan ismiyah, ada yang khusus untuk jumlah fi’liyah saja, dan ada yang khusus untuk jumlah ismiyah saja.

Arti Contoh Keterangan Arti Kata Nafi
Saya tidak akan menemanimu besok .. لاَ اُرَافِقُكَ غَدًا فِي سَفَرِكَ  

Khusus untuk jumlah fi’liyah

Tidak لاَ نَفِي
Jangan pergi! لا تَذْهَبْ! Jangan لاَ نَهِي
Saya tidak pergi لَمْ اَذْهَبْ Tidak لَمْ
Saya belum pergi لَمَّا اَذْهَبْ Belum لمَّا
Saya tidak akan pergi لَنْ اَذْهَبْ Tidak akan لَنْ
Anak itu tidak rela مَا رَضِيَ الطّفِلُ Untuk jumlah fi’liyah dan ismiyah Tidak

Bukan

مَا
Ia tidak jelek مَا هُوَ قَبِيْحٌ
Kamu tidak berkunjung kecuali di malam hari لَيْسَ تَزُوْرُ إلاَ فِي الَيْلِ Untuk jumlah fi’liyah dan ismiyah Tidak , bukan لَيْسَ
Nahwu tidak sulit لَيْسَ النّحْوُ صَعْباً
Saat ini bukan waktu untuk menyesali لاَتَ سَاعَةَ نَدَمٍ Khusus untuk jumlah ismiyah Tidak, bukan لاَتَ
Tidak ada dia  kecuali pelajar اِنْ هُوَ اِلْاَ طَالِبٌ Tidak إنْ
Dia bukan pelajar هُوَ غَيْرُ طَالِبٍ Tidak, bukan, selain غَيْرُ
Tidak ada pemisah antara tubuh dan nyawa لا فَصْلَ بَيْنَ الجِسْمِ والرُّوْحِ Tidak لاَ الناَفِية للجِنْس


Daftar Lengkap Kata Tanya (Adawatul Istifham)

Tidak semua kata tanya di bawah ini digunakan secara regular dalam percakapan atau tulisan bahasa Arab modern. Daftar ini hanya untuk diketahui saja untuk kepentingan akademis karena sebagian masih dipakai dalam bahasa Arab klasik.

Arti Contoh Arti Kata Tanya
Apa kamu belajar di Ponpes Al-Khoirot? أأنْتَ تَدْرُسُ فِي مَعْهَدِ الخَيْرَات؟ Apakah أ (همزة)
Apakah sudah menulis surat? هَلْ كَتَبْتَ الِرسَالَة؟ Apakah هَلْ
Siapa yang memasak hari ini? مَنْ يَطْبَخُ اليَوْمَ؟ Siapa مَنْ
Sejak kapan kamu belajar di sini? مُنْذُ مَتَي تَدْرُسُ هُنَا؟ Sejak kapan مُنْذُ مَتَي
Kamu sedang melakukan apa? مَا تَفْعَلُ؟ Apa مَا
Kamu belajar apa? مَاذَا تَتَعَلَّمُ؟ Apa مَاذَا
Kapan kamu akan berangkat? مَتَي تُغَادِرُ؟ Kapan مَتَي
Mengapa kamu menangis? لِمَاذَا تَبْكِي؟ Mengapa? لماذا
Dengan apa kamu pergi ke pasar? بِمَاذَا تَذْهَبُ اِليَ السُوْق؟ Dengan apa? بِمَاذَا
Di mana kamu tinggal? أين تسكن؟ Di mana? أيْنَ
Bagaimana (cara) kamu pergi ke kantor? كَيْفَ تَذْهَبُ اِليَ المَكْتَبِ؟ Bagaimana? كَيْفَ
Bagaimana (cara) kamu pergi ke kantor? أنَّي تَذْهَبُ اِليَ المَكْتَبِ؟ Bagaimana? أنّيَ
Berapa kali kamu pergi bersamanya? كَمْ مَرَّةً ذَهَبْتَ مَعَهُ؟ Berapa? كَمْ
Baju macam apa yang kamu pakai kemarin? أيُّ ثَوْبٍ لَبِسْتَ أمْسِ؟ Macam apa? أيُّ
Kapan kamu pergi ke sekolah? أيان تذهب إلى المدرسة؟ Kapan? أيَّانَ

Share with friendsShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+

Comments

  • walaupun sulit kalau sungguh2 pasti bisa juga.

    mulyonoJuly 11, 2017

Leave a Reply