Malaysian Blogger Arrested
Posted on September 17, 2008
[Update 23 September 2008] RPK got two years jail term under the draconian internal security act (ISA).
A Malaysian blogger arrested. The reason as the Deputy Inspector-General of Police Tan Sri Ismail Omar put it:
This arrest was made after our investigations showed that he (Raja Petra) did certain things which could cause unrest among the citizens of various races in this country
The blogger named Raja Petra Kamarudin (RPK) is a popular figure in Malaysia. He’s also a journalist and politician.
Picture: RPK the arrested Malaysian blogger
Hopefully, it won’t happen (again) in Indonesia.
[Update 20 September 2008] Another Malaysian blogger arrested
Malaysian blogger Syed Azidi Syed Aziz, better known as Kickdefella, was arrested by the police because of his online campaign to fly the Malaysian flag upside down. The blogger was released Saturday afternoon.
Filed Under Blogger Indonesia Tags: malaysia, raja petra, rpk
Subscribe Blogger Indonesia by Email through Feedburner or Feedblitz newsletter!!













Hehehe, bisa jadi nanti Indonesia ketularan
Saya gak kenal dia (ya iya lah masa ya iya dong) tapi fakta bahwa dia seorang blogger membuat saya memberikan kredit khusus buatnya….
oh, ternyata kebebasan berekspresi di malay terkendala dengan ISA, untung di Indonesia hal itu belum terjadi *kalau tidak salah*
namun, saya belum tahu bagaimana implementasi UU ITE dan RUU kerahasiaan negara serta RUU ttg informasi publik. karena UU sbg produk hukum sangat rentan thd multi penafsiran…
mudah2an di Indonesia tidak ada penghukuman thd warga negara krn mslh kebebasan berekspresi *kebebasan yg bertanggung jawab tentunya*
Yeah hopefully not happen to us. As long as we do nothing wrong.
well, watch your keyboard. i think we must find more proper words to say something “dangerous”.
Hope it could only happen in a “not so” democratic country. But as a blogger we have to careful after all.
hey brother, you visit my blog so quick. thank you for your compliment
Well….indonesia is teacher’s . And malaysia is student
malaysia always known as mirror country… i think.. it used about who they are.. and way they are…
i hope it nos happen to indonesian blogger..
Saya Sangat sedih dengan tingkah laku orang malaysia yang selalu tidak bersahabat terhadap bangsa Indonesia, mungkin citra bangsa Indonesia dilihat “sebelah mata” oleh Malaysia padahal pada tahun 67 Banyak sekali cical bakal orang Malaysia yang masih Tuna Didik berkuliah di Bandung, sekarang merasa “besa kepala”. mungkin terlalu banyak orang Indonesia yang menjadi buruh kasar di sana, sebaiknya kita mengekspor Tenaga Kerja Trampil. apalagi setelah membaca situs ini, BAGAIMANA CARANYA AGAR SITUS http://www.dontvisitindon2008.blogspot.com DI NON AKTIFKAN OLEH ADMINISTRATOR ?
#biarkan saja tak perlu dinonaktifkan. bangsa besar akan selalu berbesar hati terhdap kritik maupun hujatan.
saya baru melihat adanya blog dontvisit indon itu, ada baiknya kita ramai2 buat flag disana supaya admin bisa melihat ini sebagai tindakan yang ofensif terhadap bangsa Indonesia.
Tapi dari gaya berbahasanya, sepertinya yang membuat blog itu adalah orang Indonesia sendiri… karena slang bahasa melayu singapur dan malaysia tidak seperti itu. jadi harus gimana??
ikut berempati dan simpati seperti blogger di timur tengah kasusnya…….nah…harus diperjelas dulu kasusnya..apakah seperti yang dituduhkan….atau memang melanggar etika. kalu tidak bebaskan juga. Blogger juga manusia
Ternyata ngeblog juga bisa melanggar hukum ya? bagaimana dengan UU di indonesia. apakah blogger bisa dijerat dengna UU ITE?
Sedikit mengomentari, ISA (Internal Security Act) yang dibuat oleh pemerintah Malaysia sejak jaman Mahathir pada mulanya bertujuan untuk menjaga keamanan negara dari isu2 separatisme dll yang terjadi di dalam negara. Tapi belakangan ini ISA dipakai untuk kepentingan partai politik tertentu untuk menjatuhkan lawan politiknya. Secara kebangsaan, Malaysia mundur kearah 20 tahun kebelakang. Kalau saya ibaratkan, ISA di Malaysia sudah seperti Petrus di Indonesia pada tahun 60-70an (maafkan saya kalau salah menyebut tahun), tapi pada intinya puluhan tahun yang lalu di Indonesia yang berani berkata ‘tidak’ pada pemerintah terancam hilang atau tidak selamat; demikian pula yang terjadi di Malaysia sekarang ini.
Saya hanya berharap semoga Indonesia ga akan berjalan mundur lagi ke belakang seperti halnya yang terjadi di Malaysia
Btw, salam kenal dari blogger baru…
Hopefully, this will not happen in Indonesia. Yet we must be careful in speaking our opinion in blog.
And now RPK is doing two years in a detention facility if I am not mistaken.
The ISA is a repressive and draconian piece of legislation that is not relevant to the more open societies that we live in in 2008.
How can we hold our government’s accountable if they put us in jail for voicing our opinions and concerns.
If the government of Malaysia has a problem with what RPK writes with regards to the factual accuracy of his blog writings then I am sure Malaysia has defamation and libel laws that could deal with that. The ISA is simply a tool of repression used to mute dissent.
Di Indonesia sepertinya hal-hal seperti ini pernah terjadi dulu saat masih jaman Orba. Kalo sekarang sih kayaknya sudah mulai bebas, meskipun dibeberapa tempat tampaknya yang terjadi adalah bebas yang kebablasan…
berarti yang ngeledek indonesia bisa juga dong ditangkep ..
salam,
http://www.perantara.net
waduh ga bole sembarangan kita ngeblog sekarang??? yang berhubungan ama nasionalisme salah2 malah di tangkap. tp sepertinya di indonesia nggak ada de yang kayak gt. atau belum ada?? belum ada cyber law disini huahahaha
blogger unite untuk perubahan radikal di negeri ini.
beware of law! be careful
As soon as possible Indonesia will follow that!?#*&????/ hehehehe…
Hmm.. berbahay tuh buat kelangsungan hidup para blogger..
Hopefully it will not happen in Indonesia.
we must save indonesian blogger
ternyata dengan ngeblog bs jg memberi masukan yg negatif sama org lain y.. masa bndera malaysia mo diterbalikin gt.. untung aj org ny ud dlepas kl ga kasian jg y…
How blogger can so influent, its become an attention for intervention in content could be arrested.
ah ngga tau
malaysia butuh ekspresi diri tentang keluhan saran atau unek-unek kali
tapi kalo ga ganggu ngapain mesti di hujat
di sana kan ga terlalu pusing kaya di indonesia
indonesia terlalu ikut campur masalah gini gitu
padahal yang komentar kan ga tau inti masalahnya
cuma ikut-ikutan aja.
kalo ga tau jangan sok tau, malu ih
out off topic:
israel biadab,… turut berduka atas wafatnya para saudara muslim palestina akibat agresi militer israel yang didukung as, inggris dan sekutunya. obama… mana janjimu???
Salut & ..Suksess selalu