Here’s the list of most corrupt nation in Asia Pacific according to Hong Kong-based Political & Economic Risk Consultancy (PERC). Indonesia “ranks well” at the top for two consecutive years among the 16 countries in Asia-Pacific. Meaning, the Indonesian civil servants (PNS) and the politicians are the most corrupt while its Singapore counterparts are the least corrupt.
- Indonesia
- Cambodia
- Vietnam
- Philippines
- Thailand
- India
- China
- Malaysia
- Taiwan
- South Korea
- Macau
- Japan
- United States
- Hong Kong
- Australia
- Singapore
By the way lucu juga. Indonesia paling top korupsinya, sementara singapura yang notabene tetangga sebelah, malah jadi negara paling bersih. Kontras amat
Oh my god, I can’t see this fact by may two eyes (I don’t wanna see it).
aduh negeri kita ini klo untuk hal yang negatif kenapa jadi no.1 mulu ya. Sedih jadinya ngeliat prestasinya. Bukan karena prestasi yang positif tapi yang negatif terus. Kenapa para pejabat ga bosan2 bikin malu negeri Indonesia ini dimata dunia.
[...] Consultancy (PERC), Indonesia is the most corrupted country among 16 countries in the Asia Pacific. Here is the [...]
Pakistan is the most corrupt nation of the world. No one can change his place/position. The entire nation runs on bribe and corrupt practices. No bribe no rights. Every religous group has its own religion.
mantab,…cool list,..my indonesia is always number one,..bravo..
the 1st rangking is always for my country,..apa iya sudah dibooking tuh?kok nggak pernah berubah ya
wow… indonesia is good country
wah parah ya.. kirain udah turun..
Mungkin tingkat korupsi itu sejajar dengan kepastian makna hidup sesudah setiap orang (di Indonesia) ini masing-masing mengalami kematian. Itu artinya: semakin tinggi tingkat ketidak-pastian hidup kekal yang dialami oleh “….yang bisa melakukan” dan kebanyakan orang maka akan dikompensasikan dengan perilaku korupsi yang semakin gila saja! Pikir mereka, kalau di akherat nanti sudah susah — ya lebih baik mencari kenikmatan yang setinggi-tingginya selama masih hidup ini dapat dinikmati — dengan menghalalkan segala cara, termasuk dengan cara membuat simbol religiusitasnya seperti sudah legal dan direstui dari atas.
Kondisi yang sesungguhnya … hanya masing-masing diri kita yang dapat menjawab dugaan seperti itu … to?