WordPress has its own ‘TV’ now at wordpress.tv. You may watch anything wordpress here including tutorial for WordPress self-installs (self-hosted) and WordPress.com. Matt the wordpress founder has this to say on this:
WordPress.tv is also now the place to find all that awesome WordCamp footage that was floating around the web without a home. See the presentations you missed and get a peek at behind-the-scenes action. We call it WordCampTV.
You’ll also find slideshows of presentations made by WordPress gurus, plus interviews I’ve done with the media and fellow bloggers.
thnks infonya, nanti di coba… salam blogger mas..
canggih,,,,,,,,
Boleh juga. Tapi ingat. Nonton Tv via internet? Tidak nyaman. Internet disana di Indonesia putus-putus dan jatuhnya berharga mahal untuk saiz/ukuran kantong income rata-rata orang Indonesia, yang miskin-miskin dan berpengahsilan rendah sangat. Internet di kami, rakyat Singapore, cepat dan murah untuk saiz kantong rata-rata income kami. Itu kesalahan pemerintah dan menteri tersangkut di Indonesia yang tidak jelas dan tidak mampu mendesign internet total murah, seperti Singapore dan RRC/Tiongkok atau Taiwan.
Sebaiknya kamu-kamu berlangganan TV provider supaya dapat melihat Tv-Tv asing. Tapi ada yang lebih murah, kamu-kamu harusnya beli parabola. Semua bagus-bagus ada di parabola. Tv-Tv Indon tidak ada berkualiti. Mereka pura-pula, hanya menghibur ataupun justeru membodohi semua rakyat Indoensia termasuk kamu.
Banyak orang-olang muda dan tua Indonesia, tidak semua, kerana pendidikan dan cara pikir sudah lama terpola rendah, mudah sangat dibodohi, dibohongi, dan terjebak hal-hal kecil tidak penting, senang dipuji dan girang sendiri. Tolol dan gila. Ini pun kerana media meleka Tv-Tv itu suka mendiskusi hal-hal kecil tak penting, dan bahkan turut mengalihkan isu, tidak ada beza dengan oknum-oknum penguasa Pusat, betukan penjajahan lama Belanda yang ditiru ataupun tidak disadari. Tv-Tv itu mencari selamat dan uraiannya kosong tak bermakna. Hanya sekedar menghasut, memanasi atau menghibur. Tanpa makna, tanpa membuat jera kepada korap-korap mereka orang pejabat-pejabat curang selama-lamanya. Harusnya tentara nasional bersatu untuk mengubah sejarah bodoh itu dan mereka harusnya dekat dan bersama mahasiswa dan rakyat untuk ambil aksi merebut. halusnya tentala setelah melihat situasi krisis saat ini lantas secepatnya pegang kekuasaan bagi mempertahankan negara dan rakyat bumiputera yang kini terancam oleh kami orang.
Tapi tentara di Indonesia, kolonel-kolonelnya, tidak belani sama jenderal-jenderal meleka, yang padahal jadi jendelal kalena menyuap. Kami Singapore dulu tak ada artinya, kami merdeka juga lebih belakang, haiyaa. Tapi kami dapat pemimpin hebat, Tuan Lee Kuan Yew, pejuang sejati dan pemimpin sejati dalam kami inilah. Indonesia dulu ada pemimpin hebat, Sukalno, tapi direbut pemimpin karbitan CIA/Amelika, Suhalto. Indonesia kini sama saja, dipegang pemimpin tak tahu apa-apa, SBY. Maka kita orang, dinasti Han, Tionghoa perantauan, bukan Cina hebat macam mereka olang RRC/Tiongkok yang nasionalis; kami orang yalah licik sangat dan mental dagang, banyak akal snagat. Kami di Indonesia pandai dagang dan pintar menyuap dan KKN dengan pejabat-pejabat Indonesia yang tak memiliki halga diri dan murahan. Itu sebab kami makmur dan bumiputela Indonesia sekalang hancul belantakan.
Diam kamu, Huo Huan!!!! Olang-olang daerah itu nanti jadi sadar dan pintar bahawa mereka sedang dialihkan isu. Tapi bukankah sudah nenek-moyang kita orang-olang Han/Tionghoa l/rancang semuanya. Tapi kita orang Han, Tionghoa, sudah lama kuasai dan kendalikan meleka, termasuk media utama, TV-TV berita, kita olang sudah kuasai dan dikte isinya semua, paham? Tak hanya itu. Titik-titik strategis Indonesia pun semua telah kami kuasai. Kita orang yalah dinasti Han. Semua isu harus kita alihkan dan kita pula-pula angkat isu-isu itu, tapi jangan dalam-dalam. Kalau tak, maka kita orang akan lugi semua, nanti kalau ada kerusuhan, harta benda kita orang ludes semua. Maka lebih baik mereka putar saja tayangan olahraga dan hiburan atau berita-belita dangkal supaya mereka rakyat tetap bodoh dan tolol, jangan mereka bangkit melawan kita olang Tionghoa. Ingat, kini sudah tak ada yang tidak kita orang kuasai. Pelusahaan/provider Internet sahamnya kita kuasai, kita bikin tetap mahal, jangan dibikin mullah. Jadi plaktis kini yang telsisa untuk bumiputela/pelibumi hanya hal-hal bernilai sampah, bukan hal-hal stlategis. Kita orang pintar, mereka orang bumiputera tolor-tolol, mudah dibeli, haiyaa…. Di antala kami juga banyak yang masuk Islam, itu pura-pura saja, supaya kita olang tidak dimusuhi. Mana yang tidak kami orang kuasai ha…?! Semua tanah-tanah luas negeli itu, properti, perumahan dan blok-blok mewah saat ini semuanya milik kita orang. Haiya….. Tak ada yang tersisa untuk anak-anak bumiputera pelibumi Indonesia. Haiyaaa…. Tak perlu 300 tahun. Pejabat-pejabat itu tolor-tolor, mahu ber-KKN dengan kami, mereka orang murahan, haiyaaa…. Kurang dari 100 tahun lagi, bumiputera itu semua sudah punah, haiyaaa… Yang telsisa dali meleka hanya sedikit sekali, tinggal macam etnis Aborigin di Australia, habis olang bumiputera pelibumi Indonesia, haiyaa….. Jangan tanya atau katakana itu lagi Hou Huan! Tv-Tv itu dipimpin olang bumiputela atau etnis Arab tempatan/local, tapi kita olang punya modal semua di sana. Ini stlategi, Ali Baba. Ali altinya pemimpinnya bolehlah olang berwajah Arab, tapi pemilik Baba, kita olang semua Tionghoa. Hou Huan, kamu musti ingat itu, dan jangan lagi buka rahasia stretagi dan tujuan nenek moyang kita orang lagi. Haiyaa…… Huan tolol betul, kamu !!!