Skip to content
logo 1

fatihsyuhud.com

Sidenotes in English, Arabic and Bahasa

  • Home
  • Bahasa Arab
    • Pemula
    • Percakapan
    • Gramatika
    • Menengah
  • Arab Advanced
    • Cara Berlatih Kalimat Verbal dan Nominal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sains
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Badminton
      • Bola basket
      • Bola Voli
  • Buku
    • Ahlussunnah Wal Jamaah
    • Jihad Keluarga
    • Islam dan Politik
    • Akhlak Rasul dan Para Sahabat
    • Arab Modern dan Amiyah
    • Pendidikan
    • Bahagia
    • Keluarga Sakinah
    • Kebangkitan Islam dengan Pendidikan
    • Akhlak Mulia
    • Wanita Muslimah
    • Pesantren dan Tantangan Pendidikan Islam
  • About
    • About Me
    • Publications
    • Arabic
    • BOW
    • Privacy Policy & Contact
  • English
  • Toggle search form
Kaidah Angka BIlangan dalam Bahasa Arab

Kaidah Angka Bilangan dalam bahasa Arab

Posted on January 4, 2024February 22, 2024 By A. Fatih Syuhud

Tata bahasa angka (adad) dalam bahasa Arab

Bahara Arab adalah bahasa yang berbasis gender (mudzakar muannas), jumlah (mufrod, tasniyah, jamak). Bentuk kosa kata laki-laki (mudzakar) dengan perempuan (muannas) berbeda. Baik dalam fi’il maupun isim. Ini juga terjadi pada bilangan angka. Angka mudzakar dan muannas berbeda. Begitu juga dengan yang dihitung (al-ma’dud).

Baca juga:

  • Angka Kardinal Nol sampai Triliun
  • Angka Ordinal ke-1 sampai Triliun

Berikut rincian kaidah angka (adad) dan yang dihitung (ma’dud).

1. Angka ada dua macam: mufrod dan murokkab. Mufrad yaitu angka yang sendirian (terdiri dari satu kata) seperti angka 1 sampai 9. Murakkab adalah angka yang terdiri dari 2 (dua) kata atau lebih seperti 11  (اَحَدَ عَشَرَ) sampai 19 (تِسْعَةَ عَشَرَ).

2. Angka 1 dan 2 dari segi mudzakar (laki-laki) dan muanats (perempuan) harus sama dengan yang dihitung (al-ma’dud) dari segi mudzakar muannas-nya, dan mufrod (tunggal) tasniyah (dua) jamaknya. Contoh:

مَسْجِدَانِ اِثُنَاِن

مَدْرَسَتَانِ اِثْنَتَانِ

طالِبٌ وَاحِدٌ

طَالِبَةٌ وَاحِدَةٌ

3. Angka 3 sampai 10 dari segi mudzakar dan muannasnya kebalikan dari yang dihitung (ma’dud). Maksudnya, kalau kalau ma’dud muannas, maka angkanya mudzakar. Kalau makdud mudzakar, angkanya muannas. Contoh:

عَشَرُ بَنَاتٍ

ثَلاثُ بَناَتٍ

 أرْبَعَةُ كُتُبٍ

4. Angka 11 dan 12: a) angka pertama dan kedua selalu sama dari segi mudzakar dan muanasnya; b) bentuk angka pertama dan kedua sama dengan yang dihitung dari segi mudzakar dan muanatsnya; c) yang dihitung (al-ma’dud) statusnya nashab menjadi tamyiz. Contoh:

اَحَدَ عَشَرَ رَجُلاً

 إحْدَي عَشَرَةَ امْرَأَةً

اِثْنَا عَشَرَ رَجُلاً

اثْنَتا عَشَرَةَ امْرَأَةً

5. Angka 13 sampai 19: a) angka pertama dan kedua selalu berbeda dari segi mudzakar dan muanatsnya; b) kalau yang dihitung mudzakar, maka angka pertama muanats angka kedua mudzakar, begitu juga sebaliknya; c) yang dihitung nashab menjadi tamyiz. Contoh:

ثَلاَثَ عَشَرَةَ امْرَأَةً

أرْبَعَةَ عَشَرَ رَجُلاً

6. Angka 20 sampai 90 sama bentuknya untuk mudzakar dan muanats sedangkan I’rabnya sama dengan jamak mudzakar salim yaitu rafak dengan waw, nashab dan jar dengan ya’. Contoh:

ثَلاثُوْنَ امْرَأةً و أرْبَعُوْنَ رَجُلاً

7. Angka 100, 1.000, juta dan milyar sama bentuknya untuk mudzakar dan muanas. Contoh:

في الحديقة ألفُ زائرٍ .
عندي مائةُ كتابٍ .
في الملعب ألفُ مشجعٍ

Contoh Angka dan yang Dihitung (Adad dan Makdud)

جاء أربعةُ رجالٍ .

جاء الرجلُ الرابعُ .

في القصر ثلاثون غرفةً .

رأيتُ طائرا ثانيا .

أطلقت المدفعية إحدى وعشرين طلقةً .

تحدثتُ مع سبعةِ طلابٍ ) .

Bahasa Arab, Menengah

Post navigation

Previous Post: Kalimat Tanya Bahasa Arab
Next Post: Bilangan Ordinal dalam Bahasa Arab

More Related Articles

Empat Cara Menyapa dan Jawabannya | Amiyah Saudi 2. Empat Cara Menyapa dan Jawabannya | Amiyah Saudi Bahasa Arab
Percakapan Telpon di Rumah Sakit dalam bahasa Arab 17. Percakapan Telpon di Rumah Sakit dalam bahasa Arab Bahasa Arab
Murdoch leads war against the New York Times Arabic English Indonesian

Daftar Isi

  • Refleksi
  • English Notes
  • Belajar Bahasa Arab bagi Pemula
  • Bahasa Arab Media (Tingkat Lanjut)
  • Bahasa Arab Saudi (Amiyah)

Trending

Most Recent

  • Kalimat Verbal Masa Sekarang dalam Amiyah Arab Saudi
  • Angka Amiyah Arab Saudi
  • Kalimat Nominal Amiyah Tanya dan Negatif
  • Bahasa Arab Amiyah Saudi untuk Jamaah Haji dan Umrah
  • Belajar Bahasa Arab Modern

About Fatih Syuhud


A. Fatih Syuhud (full name: Ahmad Fatih Syuhud) is an Indonesian Islamic scholar, educator, prolific author, and the director of Pondok Pesantren Al-Khoirot in Malang, East Java, Indonesia.He is known for his work in Islamic studies, pesantren (Islamic boarding school) education, and writing extensively on topics related to Islam, tafsir (Quranic exegesis), education, history, and contemporary Muslim issues.

All his published books are also available online here.

alkhoirot.net

  • Aurat Wanita Kafir Non-Muslimah dan Melihat Gambar Wanita yang Terlihat Auratnya
  • Pengajian Kitab Sahih Bukhari oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang
  • Hukum Boneka dalam Islam
  • Pengajian Kitab Tafsir Jalalain Pondok Pesantren Al-Khoirot
  • Karomah wali menurut Ulama Aswaja Ahlussunnah, Sufi dan Muktazilah

fatihsyuhud.net

  • Biography of Ahmad Fatih Syuhud
  • Buku Ahlussunnah Wal Jamaah: Toleran, Moderat, Cinta Damai
  • Hukum Mencium Tangan Ulama, Orang Tua, Pejabat
  • Sikap Anak Muslim pada Orang Tua Non-Muslim
  • Hukum Tahlilan dan Syukuran menurut Pandangan Ulama Aswaja dan Salafi (Non-Wahabi)

islamiy.com

  • Ini Dia 3 Orang Habib yang Pertama Memalsukan Walisongo Keturunan Ba’alawi
  • Mengapa Habib Baalawi dan Muhibin Menolak Kajian dan Data Ilmiah
  • Jejak Syiah di Balik Pengarang Simṭud Durar
  • Mengapa Ulama Dahulu Menerima Klaim Ba‘alawi sebagai Cucu Nabi?
  • Ketika Banyak Kiai NU Memilih Ilmu, Bukan Darah Keturunan

Copyright © 2026 fatihsyuhud.com.

Powered by PressBook Green WordPress theme