56 Responses

  1. Blogunik

    Yes some times anonymous are forgiven….that’s me ha..ha
    But in some point we must “show up” our identity to prevent “fitna”…

  2. sahrudin

    Ya…kredibilitas dimanapun sangat diperlukan…saya sangat setuju

  3. utchanovsky

    I agree with you mr fatih. Ini juga yang membuat banyak dibuka job2 blog review di luar negeri sana.

    But the number of internet users in Indonesia that only 9% of overall Indonesian citizen (based on detik) makes people highly doubted the validity of the Internet.

    More severe conditions when Roy Suryo issued statements that disrupt, such as email evidence is not valid and etc.

    (yai, seems that I love Google translator a lot)

  4. Handphone Solution

    Kebetulan saya mempunyai toko online yang mengharuskan saya menjadi invisible man, bahkan waktu menjadi moderator di salah satu forum, saya juga tidak mau, kalau menyebutkan identitas asli saya.

  5. Qisthon

    Saya selalu pakai true identity, QISTHON
    Masa’ kalah sama Roy Suryo yang pakai identitas jelas :)

  6. Fadllan

    Kalau kepengen diri kita jatuh ke hati orang dengan cara yang baik, ya kudu ngenalin diri dulu, jangan maen serobot aja kayak cecurut. Karena setahu saya, hanya orang minder dan orang jahatlah yang identitasnya tidak mau diketahui orang lain. Wallahu’alam.

  7. next health news

    Why anonymous, if you had a good point in it.

  8. herbal remedy

    True identity keep our responsibility for everything that related to us.

  9. kamal

    menurut saya ini terganuntg kontennya. klo kontenya kontroversif, maka si penulis harus bertanggung jawab dengan menunjukkan identitasnya suapay gak jadi pengecut…

  10. van_arista

    I agree..
    Memang sebaiknya begitu..
    Bintang film porno aja gak pernah malu mengenalkan dirinya ke publik,
    masa’ kita yang orang baik-baik malu mengenalkan diri ke orang lain..
    kalo kita bisa terkenal dengan kebaikan kita, lumayanlah buat nambah2 pahala kita..

Leave a Reply