Belajar Bahasa Arab Modern standar itu mudah alias tidak sulit dan itu bisa dilakukan sendiri (otodidak). Asal terpenuhi syarat-syarat berikut: pertama, kuasai kosa kata sehari-hari tingkat dasar dan menengah baik dengan membaca dan mendengar. Kedua, melatih kosa kata yang baru dihafal dengan menjadikannya sebagai kalimat sempurna. Baik kata kerja, kata benda dan lainnya dalam tiga bentuk kalimat berbeda: berita, tanya, negatif (menyangkal). Caranya lihat di sini! Ketiga, kuasai gramatika dasar bahasa Arab yaitu ilmu Nahwu dan ilmu Sharaf bagi yang ingin melanjutkan kemampuannya ke tingkat lanjut.
Notes: For English reader, read the instuction here.
DAFTAR ISI
TAHAPAN BELAJAR BAHASA ARAB MODERN UNTUK PEMULA
Bagi pelajar tingkat dasar, belajar bahasa Arab modern dapat dimulai dengan memperbanyak praktek kosa kata baru yang biasa digunakan sehari-hari.
Tahapan I: Menguasai Kosa Kata Dasar Arab Modern
Sebelum mempelajari gramatika dasar bahasa Arab, menguasai mufradat (kosa kata) dasar sangat dianjurkan. Baik bagi yang ingin belajar bahasa Arab modern sampai tingkat lanjut, apalagi bagi yang sekedar ingin menguasai tingkat dasar saja. Belajar kosa kata dasar dulu baru disusul gramatika adalah cara yang benar dalam belajar bahasa Arab dan bahkan bahasa asing lain.
Ajak teman Anda dan kunjungi halaman berikut untuk berlatih bersama. Satu hari satu pelajaran, tergantung kemampuan dasar anda :
Percakapan
Sebelum memulai, baca lebih dulu: Cara Belajar Percakapan Bahasa Arab
- Perkenalan pertama: Tanya nama dan ungkapan senang berkenalan
- Tanya kabar dan jawabannya
- Ungkapan saat bertemu
- Ungkapan Saat Berpisah
- Bercerita kegiatan rutin sehari-hari
- Ungkapan terima kasih dan balasannya
- Meminta maaf dan balasannya
- Permisi dan Minta Ijin
- Ucapan selamat pada hari besar
- Ucapan selamat atas prestasi dan kesuksesan
- Informasi Pribadi 1
- Informasi Pribadi 2
- Cara memanggil dan menjawab panggilan
- Percakapan telpon rumah
- Pembicaraan telpon kantor
- Perbincangan telpon seluler
- Percakapan telpon rumah sakit
- Ungkapan umum dalam percakapan telpon
- Di restoran: pesan makanan
- Memesan kamar hotel
- Tanya jalan
- Penumpang dan supir taksi
- Menyewa mobil
- Memberi petunjuk jalan
- Kenalan antara dua laki-laki
- Kenalan antara dua perempuan
- Pemeriksaan paspor di bandara (penumpang pria)
- Petugas bandara dan penumpang perempuan
- Memperingatkan seseorang
- Menyalahkan dan bantahannya
- Cara meminta bantuan
- Cara minta tolong
- Cara mengundang
- Menyatakan setuju / mengiyakan
- Pernyataan dan jawaban setuju
- Jawaban tidak setuju / menyangkal
- Pertanyaan dan jawaban menyangkal / tidak setuju
- Daftar kosa kata sehari-hari yang harus diketahui.
- Kegiatan Rutin Sehari-hari dalam Bahasa Arab
- 100 Ungkapan Bahasa Arab Paling Populer
- Bilangan Ordinal dalam Bahasa Arab
- Angka 0 sampai Triliun (trilyun)
- Musim Cuaca
- Bulan Masehi
- Bulan Hijriyah
Pidato Bahasa Arab Modern
Tahapan 2: Menguasai Kosa Kata Arab Tingkat Menengah
Kalau kemampuan kosa kata dasar sudah terlewati, maka sekarang waktunya memulai membaca dan menguasai mufradat tingkat menengah atas.
Ajak teman Anda dan kunjungi halaman berikut untuk berlatih bersama. Satu hari satu pelajaran:
Sepakbola
- Pelatih Qatar: Kami akan Kalahkan Argentina
- Argentina Taklukkan Qatar 2-0
- Argentina Tantang Brazil di Semi Final Copa America 2019
- Silva: Messi Pemain Terbaik sepanjang Sejarah Sepakbola
- Brasil Tundukkan Argentina 2-0 di Piala Copa America
- Argentina Juara Tiga Piala Copa America
- Berita Sepakbola yang lain
Politik
Ekonomi
- Mengapa Toyota Memilih Investasi Mobil Listrik di Indonesia?
- Grab Investasi 2 Milyar Dolar di Indonesia
- Kamus Arab: Ekonomi dan Bisnis
- Berita Ekonomi lain…
Sains
Tahapan 3: Mendengar Bahasa Arab untuk Pemula di Youtube
Mendengar program bahasa Arab modern khusus untuk pemula di Youtube yang memuat cerita pendek dan berita terbaru dengan nada pelansangat dianjurkan agar terbiasa dengan pengucapannya dan pemahaman konteks kosa katanya.
Beberapa channel Youtube bahasa Arab standar yang baik dengan nada lambat untuk tingkat pemula antara lain:
Tahapan 4: Membaca Berita Terbaru dari Media Arab
Tingkat Dasar
- EasyArabicNews
- Mubtadi
- Slow English with Arabic Subtitle
- Short Story with Arabic Subtitle
- Small Talk with Arabic Subtitle
Tingkat Menengah dan Lanjut
BERLATIH KOSA KATA BARU DENGAN MENJADIKANNYA KALIMAT SEMPURNA
Setiap mendapatkan kosa kata (mufradat) baru, jangan lupa untuk menghafalnya dengan sabar dan telaten satu persatu. Terutama kata-kata yang penting. Dan untuk mempermudah dan memperlancar, hafalkan setiap kosa kata baru tersebut dalam bentuk kalimat yang sempurna dalam tiga format kalimat sempurna sekaligus yaitu kalimat berita, kalimat tanya dan kalimat menyangkal. Sebagaimana di bahasa Indonesia, dalam bahasa Arab kalimat sempurna (al-kalam, al-jumlah) terbagi dua, yaitu: Kalimat Verbal dan Kalimat Nominal. Berikut rinciannya dan cara berlatih:
Kalimat Verbal (Jumlah Fi’liyah)
Jumlah fi’liyah (kalimat verbal) adalah kalimat sempurna yang diawali dengan fi’il (kata kerja).
Fi’il Mudharik
Fi’il mudharik adalah kata kerja yang dipakai untuk menunjukkan kebiasaan (harian, mingguan, bulanan, tahunan, dst), perbuatan saat ini (zaman hal, present tense) atau perbuatan yang akan datang (zaman mustaqbal, future tense) . Pelajar pemula cukup fokus pada penggunaan kalimat verbal fi’il mudharik ini dan berlatih memakainya dalam tulisan (al-kitabah, writing) maupun ucapan (speaking, al-kalam) dalam tiga format kalimat (positif, tanya, negatif/menyangkal). Sedangkan untuk fi’il madhi (perbuatan masa lalu, past tense) dapat dipelajari kelak apabila latihan dengan fi’il mudharik ini sudah dikuasai betul.
Baca juga: Kalimat Verbal Fi’il Madhi (Past Tense) di buku Bahasa Arab Modern bagi Pemula
1. Kalimat positif Fi’il Mudharik
| Keterangan | Mudharik | No |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | أَتَعَلَّمُ | أنَا |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | نَتَعَلَّمُ | نَحْنُ |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | تَتَعَلَّمُ | أنْتَ |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | تَتَعَلَّمِيْنَ | أنْتِ |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | يَتَعَلَّمُ | هُوَ |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | تَتَعَلَّمُ | هِيَ |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | تَتَعَلَّمُوْنَ | أنْتُمْ |
Kalimat tanya Fi’il Mudharik
| Keterangan | Mudharik | Kata Tanya |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | أَتَعَلَّمُ | هَلْ |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | نَتَعَلَّمُ | هَلْ |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | تَتَعَلَّمُ | هَلْ |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | تَتَعَلَّمِيْنَ | هَلْ |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | يَتَعَلَّمُ | هَلْ |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | تَتَعَلَّمُ | هَلْ |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | تَتَعَلَّمُوْنَ | هَلْ |
Kata tanya (adawatul istifham) yang lain:
| كَمْ | كَيْفَ | أَيْنَ | مَتَي | لِمَاذَا | مَا ذَا | مَنْ |
| berapa | bagaimana | di mana | kapan | mengapa | apa | siapa |
Kalimat negatif (Kalam nafi) Fi’il Mudharik
| Mudharik | Kata Menyangkal | |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | أَتَعَلَّمُ | لَا |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | نَتَعَلَّمُ | لَا |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | تَتَعَلَّمُ | لَا |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | تَتَعَلَّمِيْنَ | لَا |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | يَتَعَلَّمُ | لَا |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | تَتَعَلَّمُ | لَا |
| فِي مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | تَتَعَلَّمُوْنَ | لَا |
Kata nafi (kata menyangkal) untuk fi’il mudharik:
| لَمَّا | لَنْ | لَيْسَ | مَا | لَمْ | لَا |
| belum | tidak akan |
tidak |
|||
Kalimat Nominal (Jumlah Ismiyah)
Yaitu kalimat sempurna yang subyek dan predikatnya terdiri dari kata benda. Kata pertama disebut mubtadak (subyek) dan kata kedua disebut khabar (predikat). Contoh: Saya pelajar = (أنا طالِب) . Kata [أنا] adalah subyek/mubtadak. Kata [طالب] adalah khabar. Berlatihlah membuat kalimat nominal dalam tiga format di bawah (berita, tanya, negatif)
1. Kalimat Positif (Kalam Musbat) Jumlah Ismiyah
| الخبر | المبتدأ | الرقم |
| فِي البَيْتِ | أنَا | 1 |
| طُلَّابُ مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | نَحْنُ | 2 |
| جَمِيْلٌ | أنْتَ | 3 |
| جَمِيْلَةٌ | أنْتِ | 4 |
| تِلْمِيْذٌ مُجْتَهِدٌ | هُوَ | 5 |
| طَالِبَةٌ مُجْتَهِدَةٌ | هِيَ | 6 |
| طُلَّابُ المَعْهَدِ | أنْتُمْ | 7 |
2. Kalimat Tanya (Kalam Istifham) Jumlah Ismiyah
| الخبر | المبتدأ | |
| فِي البَيْتِ؟ | أنَا | هَلْ |
| طُلَّابُ مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ؟ | نَحْنُ | هَلْ |
| جَمِيْلٌ؟ | أنْتَ | هَلْ |
| جَمِيْلَةٌ؟ | أنْتِ | هَلْ |
| تِلْمِيْذٌ مُجْتَهِدٌ ؟ | هُوَ | هَلْ |
| طَالِبَةٌ مُجْتَهِدَةٌ ؟ | هِيَ | هَلْ |
| طُلَّابُ مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ ؟ | أنْتُمْ | هَلْ |
Kata tanya (adawatul istifham) yang populer:
| كَمْ | كَيْفَ | أَيْنَ | مَتَي | لِمَاذَا | مَا ذَا | مَنْ |
| berapa | bagaimana | di mana | kapan | mengapa | apa | siapa |
3. Kalimat Negatif (Kalam Nafi) Jumlah Ismiyah dengan لَيْسَ (tidak, bukan)
| الخَبَر | اَلمُبْتَدَأ | ضَمِيْر |
| فِي البَيْتِ | لَسْتُ | أنَا |
| طُلَّابَ مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | لَسْنَا | نَحْنُ |
| جَمِيْلًا | لَسْتَ | أنْتَ |
| جَمِيْلَةً | لَسْتِ | أنْتِ |
| تِلْمِيْذًا مُجْتَهِدًا | لَيْسَ | هُوَ |
| طَالِبَةً مُجْتَهِدَةً | لَيْسَتْ | هِيَ |
| طُلَّابَ المَعْهَدِ | لَسْتُمْ | أَنْتُمْ |
- Laisa (ليس) diletakkan di awal kalimat.
- Khobar status i’rabnya berubah jadi nashob. Sedangkan mubtadak (isimnya laisa) tetap rofak.
- Gabungan kata أنَا dan ليس berubah jadi لَسْتُ. Perubahan yg lain lihat no. 2 s.d. 7. Kata أنَا dll hanya penanda.
Kalimat Negatif (Kalam Nafi) Jumlah Ismiyah dengan مَا (tidak) dan لَا (tidak)
| الخبر | المبتدأ | |
| فِي البَيْتِ | أنَا |
مَا |
| طُلَّابُ مَعْهَدِ الخَيْرَاتِ | نَحْنُ | |
| جَمِيْلٌ | أنْتَ | |
| جَمِيْلَةٌ | أنْتِ |
لَا
|
| تِلْمِيْذٌ مُجْتَهِدٌ | هُوَ | |
| طَالِبَةٌ مُجْتَهِدَةٌ | هِيَ | |
| طُلَّابُ المَعْهَدِ | أنْتُمْ |
- Ma (مَا) dan La (لَا) diletakkan di awal kalimat
- Status i’rab jumlah ismiyah tidak berubah: mubtadak dan khobar tetap sama-sama rofak. Ini berbeda dengan kata nafi laisa (لَيْسَ)
Kata Ganti (Isim Dhamir) di Awal Kalimat
Dhamir di awal kalimat
| Kalian (pr.) | أَنْتُنَّ | Saya | أَنَا |
| Dia (laki-laki) | هُوَ | Kami, kita | نَحْنُ |
| Dia (pr.) | هِيَ | Kamu (laki-laki) | أَنْتَ |
| Mereka berdua | هُمَا | Kamu (perempuan) | أَنْتِ |
| Mereka (laki-laki) | هُمْ | Kalian berdua | أَنْتُمَا |
| Mereka (perempuan) | هُنَّ | Kalian (laki-laki) | أَنْتُمْ |
- Letaknya selalu di awal kalimat, seperti أَنَا طَالِبُ مَعْهَدِ الخَيْاَتِ
- Kalimat setelahnya bisa berupa jumlah isimiyah (أَنَا طَالِبُ) atau fi’liyah (أَنَا أَشْرَبُ المَاءَ).
- Dhamir ini tempatnya terpisah dari fi’il atau isim setelahnya. Karena itu disebut dhamir munfasil (terpisah). Baik dalam jumlah ismiyah atau fi’liyah.
GRAMATIKA DASAR BAHASA ARAB MODERN
Memahami dan menguasai gramatika bahasa Arab dasar adalah sangat penting sebagai langkah besar kedua. Tanpa itu mungkin saja kita bisa berbicara bahasa Arab, namun kemampuan itu tidak memiliki fondasi yang kuat terutama untuk menguasaan bahasa Arab modern standar sehingga kemungkinan berhasil dan berkembang ke tingkat penguasaan tingkat lanjut (advanced) yang komprehensif sangat kecil.
Gramatika bahasa Arab dasar ada dua yaitu:
Klik tautan berikut untuk lebih detail
Ilmu Nahwu
Ilmu nahwu yang perlu diketahui untuk tujuan dapat membaca dan menulis dengan benar adalah hal-hal yang mendasar saja. Tidak perlu ilmu nahwu yang tingkat lanjut. Dasar-dasar ilmu nahwu yang perlu diketahui adalah sebagai berikut:
- I’rab dan Mabni
- Kondisi apa saja yang membuat suatu kata (isim dan fi’il) menjadi rofak, nasab, jar dan jazm.
- Apa saja tanda i’rab rofak, nasab, jar, jazm.
Ilmu Sharaf (Shorof)
Ilmu sharaf yang paling mendasar untuk diketahui adalah:
- Fi’il sulasi mujarrad dan sulasi mazid.
- Fi’il ruba’i mujarrad dan ruba’i mazid.
- Tashrifan fi’il istilahi
- Bina’ yang tujuh: sahih dan mu’tal
